Kamis, 08 November 2012

Renungan Malam dalam Syair (Semenanjung Kehidupan)



Semenanjung Kehidupan
Oleh: Rulio Fahmi Friztrianto


Sebentang kasih tak berujung
Selembut jiwa senandung keikhlasan
Syahdu keheningan membelah keraguan
Secerca kenikmatan yang terbuai keindahan

Insan kini tak kiranya berbalik menapak
Sebutlah walau hanya sebutir ucap
Niat akan mengartikan segalanya
Nampak dengan seindah haluan jalan lurus

Angin hembuskan keringat sang pusaka
Memeras raga berbalutkan kesendirian
Sampailah keadaan pada sekujur abdi
Menelantarkan karna sesal berujung abadi